Polres Bireuen Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla, Masyarakat Diimbau Tidak Membuka dan Membersihkan Lahan dengan Cara Membakar

INDONESIA24 TIMES

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 20:25 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen  | Kepolisian Sektor (Polsek) Peusangan, Polres Bireuen, mengintensifkan patroli dan sosialisasi sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan yang dinilai rawan.

Kegiatan tersebut dilakukan pada Minggu (13/9/2026) dengan menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Peusangan. Selain memantau kondisi wilayah, personel kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Peusangan belum menemukan adanya titik api di wilayah hukumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kapolsek Peusangan Iptu Riza, S.S.E., mengatakan pencegahan karhutla harus dilakukan sejak dini. Menurut dia, upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

> “Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Jika menemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar Riza.

Ia mengatakan, pembakaran lahan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat asap, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.

Karena itu, Polsek Peusangan akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah, terutama pada kawasan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat untuk menanamkan kepedulian sejak dini. Jangan membakar hutan dan lahan. Mari kita jaga lingkungan demi keselamatan bersama dan kelestarian ekosistem alam,” kata Riza.

Melalui patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami bahaya serta dampak pembakaran hutan dan lahan sehingga potensi karhutla dapat dicegah sebelum meluas. (*)

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Terima Dua Piagam Penghargaan Langsung dari Kapolda Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres Binjai, Perkuat Koordinasi dan Stabilitas Keamanan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:59 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:48 WIB

Anggota DPR RI Andar Amin Harahap Tegaskan Komitmen Selesaikan Persoalan Agraria Lewat Program ATR/BPN

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:00 WIB

Dari Ribuan Doa hingga Senyum Anak Yatim, Syukuran Hari Lahir ke 39 Ferdy Sanjaya Sembiring Dipenuhi Cinta dan Keberkahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:40 WIB

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Beri Tenggat kepada Dun Belanda: Buka Identitas dan Bukti atau Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:59 WIB

Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 23:10 WIB