Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

INDONESIA24 TIMES

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:59 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN |  Kisah haru menyelimuti kediaman Junaidi, warga bantaran Sungai Deli yang sempat viral karena hidup dalam keterbatasan.

Rumah kardus yang bocor, mesin kompresor tambal ban yang hilang, hingga dua anak yang terancam putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan, akhirnya menjadi titik awal hadirnya kepedulian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Atas arahan Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring, Ketua Rudi Ginting, Bendahara Rio Siahaan, Sekcab Drs. Toyib Marbun, serta dipimpin Ketua OKK Dudi Efni Pasaribu bersama jajaran pengurus dan tim GRIB Grab Aley, rombongan kemarin turun langsung mengunjungi rumah Junaidi.

Mereka tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga mengantar kedua anak Junaidi mendaftar kembali ke sekolah, melunasi biaya pendidikan hingga tamat kelas 6 SD, melengkapi seluruh kebutuhan sekolah, serta memberikan mesin kompresor baru agar Junaidi dapat kembali mencari nafkah.


Kehadiran rombongan yang disambut Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian nyata mampu menghidupkan kembali harapan.

Di balik kesederhanaan sebuah aksi sosial, tersimpan pesan bahwa ketika tangan-tangan kemanusiaan saling bergandengan, tidak ada keluarga yang seharusnya kehilangan harapan untuk hidup dan masa depan anak-anaknya.(AVID)

Berita Terkait

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Beri Tenggat kepada Dun Belanda: Buka Identitas dan Bukti atau Tempuh Jalur Hukum
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru